Logistics

Perbedaan Air Freight dan Sea Freight

28 Januari 2026 · Tim PT Galaxy Trans International · 5 menit baca

Perbedaan Air Freight dan Sea Freight

Saat mengimpor barang, salah satu keputusan terpenting adalah memilih jalur pengiriman: udara (air freight) atau laut (sea freight). Pilihan ini memengaruhi biaya, waktu tiba, jenis barang yang bisa dikirim, hingga cara Anda merencanakan stok.

Tidak ada pilihan yang selalu lebih baik. Yang tepat adalah yang sesuai dengan karakter barang dan kebutuhan bisnis Anda. Artikel ini membahas kelebihan dan kekurangan masing-masing, cara menghitung berat atau volume yang ditagihkan, dan kapan sebaiknya memilih salah satunya.

Apa Itu Air Freight?

Air freight adalah pengiriman kargo menggunakan pesawat, baik pesawat kargo khusus maupun ruang kargo pesawat penumpang. Barang dikirim dari bandara asal ke bandara tujuan, lalu diproses bea cukai dan diantar ke alamat penerima. Dokumen pengangkutannya disebut Airway Bill (AWB).

Kelebihan Air Freight

  • Waktu tempuh jauh lebih singkat, umumnya dalam hitungan hari.
  • Cocok untuk barang mendesak, sampel produk, atau restock cepat.
  • Sesuai untuk barang bernilai tinggi atau barang yang tidak tahan lama di perjalanan.
  • Modal tidak terlalu lama tertahan dalam bentuk barang di perjalanan.

Kekurangan Air Freight

  • Biaya per kilogram jauh lebih mahal dibanding pengiriman laut.
  • Tagihan dihitung dari berat aktual atau berat volumetrik, mana yang lebih besar, sehingga barang ringan tetapi besar bisa menjadi mahal.
  • Ada pembatasan ketat untuk barang tertentu, seperti baterai, cairan, aerosol, bahan mudah terbakar, dan barang bermagnet.
  • Kapasitas terbatas untuk barang yang sangat besar atau berat.

Apa Itu Sea Freight?

Sea freight adalah pengiriman barang menggunakan kapal laut melalui pelabuhan. Dokumen pengangkutannya adalah Bill of Lading (B/L). Ada dua cara utama:

  • FCL (Full Container Load): Anda memakai satu kontainer penuh, misalnya ukuran 20 kaki atau 40 kaki, khusus untuk barang Anda.
  • LCL (Less than Container Load): barang Anda digabung dengan barang pengirim lain dalam satu kontainer, dan biayanya dihitung sesuai volume yang dipakai.

Kelebihan Sea Freight

  • Biaya per satuan volume jauh lebih rendah, terutama untuk barang berat dan besar.
  • Bisa mengangkut hampir semua jenis barang dalam jumlah besar.
  • Pilihan LCL memungkinkan usaha kecil mengirim barang tanpa harus memenuhi satu kontainer.

Kekurangan Sea Freight

  • Waktu tempuh lebih lama, umumnya dalam hitungan minggu, tergantung rute dan jadwal kapal.
  • Ada proses tambahan di pelabuhan dan gudang konsolidasi (untuk LCL) yang menambah waktu.
  • Membutuhkan perencanaan stok yang lebih matang.

Perbandingan Singkat

AspekAir FreightSea Freight
Waktu tempuhUmumnya hitungan hariUmumnya hitungan minggu
BiayaLebih mahal per kgLebih hemat per CBM
Dasar tarifBerat aktual atau volumetrik, mana yang lebih besarLCL: per CBM atau per ton, mana yang lebih besar; FCL: per kontainer
Cocok untukBarang kecil, ringan, bernilai tinggi, atau mendesakBarang berat, besar, dan stok rutin
Pembatasan barangLebih ketat (baterai, cairan, aerosol, dan lain-lain)Lebih longgar, tetap ada aturan barang berbahaya
Dokumen angkutAirway Bill (AWB)Bill of Lading (B/L)

Cara Menghitung Berat atau Volume yang Ditagihkan

Air Freight: Berat Volumetrik

Penyedia jasa udara membandingkan berat aktual dengan berat volumetrik. Rumus yang umum dipakai adalah panjang × lebar × tinggi (dalam cm) dibagi 6.000. Angka pembagi bisa berbeda antar-penyedia jasa, jadi selalu konfirmasi lebih dulu.

Contoh: satu karton berukuran 60 × 50 × 40 cm dengan berat aktual 15 kg. Berat volumetriknya 60 × 50 × 40 ÷ 6.000 = 20 kg. Karena berat volumetrik lebih besar, yang ditagihkan adalah 20 kg.

Sea Freight LCL: CBM

Untuk LCL, volume dihitung dalam CBM (meter kubik), yaitu panjang × lebar × tinggi dalam meter. Karton yang sama berukuran 0,6 × 0,5 × 0,4 m = 0,12 CBM. Dalam praktik yang umum, 1 CBM disetarakan dengan 1.000 kg, dan yang ditagihkan adalah nilai yang lebih besar antara volume dan berat. Karton 15 kg tadi setara 0,015 ton, sehingga yang dihitung adalah volumenya, yaitu 0,12 CBM.

Perlu diingat, banyak layanan LCL menerapkan tagihan minimal, misalnya 1 CBM. Tanyakan volume minimal sebelum mengirim barang dalam jumlah kecil.

Kapan Memilih Air Freight, Kapan Sea Freight?

Pilih air freight jika:

  • Barang dibutuhkan segera, misalnya untuk peluncuran produk atau stok yang hampir habis.
  • Barang kecil dan ringan dengan nilai tinggi.
  • Anda ingin menguji pasar secepatnya dengan jumlah kecil.

Pilih sea freight jika:

  • Barang berat atau besar, seperti furnitur, mesin, atau bahan baku.
  • Pengiriman bersifat rutin dan sudah terencana.
  • Penghematan biaya lebih penting daripada kecepatan.

Banyak pelaku usaha memakai kombinasi keduanya: stok utama dikirim lewat laut, sementara kebutuhan mendesak dikirim lewat udara. Pendekatan ini dibahas lebih jauh di artikel Strategi Mengoptimalkan Logistik Bisnis.

Jangan Lupakan Biaya Lain

Ongkos kirim bukan satu-satunya biaya. Baik lewat udara maupun laut, barang tetap dikenakan bea masuk dan pajak impor sesuai HS code, ditambah biaya lokal seperti handling, pengurusan dokumen, dan pengantaran. Agar perbandingannya adil, hitung total biaya sampai barang tiba di gudang Anda. Panduannya ada di artikel Cara Menghitung Biaya Import dengan Akurat.

Pilih Jalur yang Tepat untuk Barang Anda

PT Galaxy Trans International menyediakan pengiriman sea freight dan air freight, dengan pilihan door to door maupun port to port, untuk import borongan maupun satuan mulai 0,1 CBM. Pengurusan dokumen dan bea cukai juga dapat ditangani sekaligus. Rinciannya ada di halaman Layanan Kami.

Jika Anda ragu memilih udara atau laut untuk barang tertentu, kirimkan perkiraan ukuran, berat, dan jenis barangnya melalui WhatsApp 0878-8668-8000 atau halaman Kontak untuk didiskusikan.

Pertanyaan Seputar Topik Ini

Mana yang lebih murah, air freight atau sea freight?

Untuk barang berat dan bervolume besar, sea freight umumnya jauh lebih murah. Untuk barang yang sangat kecil dan ringan, selisihnya bisa lebih kecil, jadi sebaiknya bandingkan total biaya kedua opsi.

Bagaimana cara menghitung berat volumetrik air freight?

Rumus yang umum dipakai adalah panjang × lebar × tinggi dalam cm dibagi 6.000, lalu yang ditagihkan adalah angka yang lebih besar antara berat aktual dan berat volumetrik. Konfirmasi angka pembaginya ke penyedia jasa karena bisa berbeda.

Apa perbedaan FCL dan LCL?

FCL berarti Anda memakai satu kontainer penuh untuk barang sendiri, sedangkan LCL berarti barang Anda digabung dengan barang pengirim lain dalam satu kontainer. LCL cocok untuk volume kecil hingga menengah.

Butuh bantuan untuk import Anda?

Tim PT Galaxy Trans International siap membantu import borongan maupun satuan mulai 0,1 CBM, termasuk pengurusan dokumen dan bea cukai.

Artikel Lainnya